Universitas Indonesia

Jangkauan Bluetooth Lampaui 1 km

October 24th, 2007 oleh nandi

Jangkauan menerima sinyal dari perangkat Bluetooth biasanya hanya berjarak beberapa meter, atau paling jauh mungkin sampai 100 meter. Namun, kini ada Bluetooth yang mampu menjangkau dari jarak 1000 meter alias 1 kilometer (km).

Cellular News yang dikutip detikINET, Kamis (12/7/2007) melansir, modul Bluetooth wireless ini dibuat oleh EZURIO dan berukuran sebesar kartu pos serta dilengkapi antena.

Pihak perusahaan mengatakan, alasan dibuatnya Bluetooth BISM II PA — nama alat tersebut — adalah untuk mengubah persepsi bahwa penggunaan Bluetooth hanya untuk jarak pendek. “Sudah terlalu lama kekecewaan dan banyak komentar terhadap Bluetooth yang hanya disebut teknologi berjarak pendek,” ujar Nick Hunn, chief technology officer EZURIO.

Meski demikian, Chief Executive Officer EZURIO Chris Shannon mengatakan, meski jangkauan 1 km akan memanjakan konsumen dalam memenuhi kebutuhan transfer data, namun mereka tidak bisa mengharapkan koneksi serupa jika menggunakan alat ini di dalam gedung.

“Banyak pengunaan Bluetooth di dalam gedung ataupun area yang konstrain dimana lingkungannya selalu berubah, akan mengakibatkan pantulan sinyal radio,” ujarnya.

Sayangnya, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai berapa kecepatan transfer data yang dihasilkan dan harga yang dibanderol Bluetooth ini.

Sumber: www.detikinet.com

kategori Berita . ada 0 komentar »

ATM (Asyncrhonous Tranfer Mode)

October 18th, 2007 oleh Hendra Cahya

= suatu teknologi yang dapat menyalurkan dan melayani semua jenis service seperti suara, data , dan gambar dalam satu jaringan digital yang terintegrasi. ATM Merupakan teknologi yang mendukung komunikasi broadband, dimana satu saluran dapat digunakan untuk mentransmisikan informasi yang berbeda-beda jenisnya dengan kecepatan yang relatif tinggi.

ATM menyalurkan informasi dengan menggabungkan prinsip dari dua teknologi pendahulunya, yaitu cara sinkron yang berbasis kanal dan cara tak sinkron dengan panjang paket tidak tetap. Dalam ATM digunakan panjang paket yang tetap yaitu 53 byte, dimana 48 byte digunakan sebagai byte informasi dan 5 byte sebagai header. Dalam paket yang disebut sel inilah berbagai jenis informasi itu ditampung dan di transmisikan.

Service-service dalam ATM dapat dikategorikan dalam beberapa jenis, dimana tiap-tiap sevice itu mempunyai standart Quality of Service (QoS) yang berbeda-beda. Jenis-jenis service yang dimaksud adalah : Constant Bit Rate (CBR), Variable BIT Rate (VBR), Available Bit Rate (ABR), dan Unspecified Bit Rate (UBR). Adanya perbedaan Quality of Sevice pada masing-masing service ini mengakibatkan adanya perbedaan perlakuan jaringan ATM terhadap informasi yang ditransmisikan, sehingga jaringan harus cukup pintar untuk menentukan informasi mana yang memmpunyai prioritas lebih tinggi untuk ditransmisikan.

Read the rest of this entry »

kategori Tulisan . ada 0 komentar »

ADSL Overview

October 8th, 2007 oleh Kawaii-Usagi

1. Gambaran Umum

Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL) adalah salah satu bentuk Digital Subscriber Line, suatu teknologi komunikasi data yang memungkinkan transmisi data yang lebih cepat melalui kabel tembaga telepon biasa dibandingkan dengan modem konvensional yang ada. ADSL melakukan pengiriman sinyal dengan cepat melalui sambungan telepon biasa dengan kecepatan 512 kbps (upstream) dan 8 Mbps (downstream). ADSL merupakan salah satu keluarag xDSL bersama-sama dengan HDSL, SHDSL, SSDSL, VDSL, dan lain-lain.

ADSL (Asymmetric Digital Subscribel Line) menggunakan kabel yang sama dengan jalur telepon Telkom. Kabel dan peralatan Telkom membatasi frekuensi yang dipergunakan oleh switch, pesawat telepon dan peralatan lainnya. Suara manusia normal dapat dibawa dalam frekuensi mulai dari 0 hingga 3.400 Hz yang mana adalah wilayah yang cukup sempit. Kabel itu sendiri memiliki potensi untk membawa frekuensi hingga beberapa megahertz. Dengan membatasi frekuensi yang dibawa melalui kabel telepon, sistem telepon dapat mengemas sejumlah kabel dalam bentuk yang kecil tanpa harus berinterferensi satu sama lainnya. Data digital ADSL dapat menggunakan kapasitas jalur telepon dengan aman. ADSL adalah teknologi yang terpengaruh oleh jarak. Sejalan dengan bertambah jauhnya pelanggan dari sentral ADSL, kualitas sinyal menurun dan kecepatan juga turun. Batas terjauh untuk ADSL adalah 5,5 km.

ADSL itu sendiri sebenarnya hanyalah suatu MODEM yang biasa kita gunakan untuk akses internet dengan “dial up connection”, bukan suatu system sambungan/jaringan. Teknologi ADSL adalah suatu teknologi MODEM. Jadi kalau kita sedang berbicara tentang ADSL, artinya kita sedang berbicara tentang suatu MODEM yang dalam hal ini adalah MODEM ADSL.

Read the rest of this entry »

kategori Tulisan . ada 3 komentar »

Pengenalan Sistem Satelit QUASI-ZENITH

October 5th, 2007 oleh Tito Ilyasa

Sistem Satelit Quasi-Zenith adalah suatu sistem yang secara serempak menyebarkan beberapa satelit pada orbit dengan kecondongan geostationary quasi-zenith sehingga salah satu dari satelit tersebut selalu berada dekat dengan zenith jika dilihat dari titik spesifik pada Asia Timur. Satelit-satelit tersebut ditempatkan pada tiga orbit yang berbeda 120o dan selalu memiliki sudut elevasi 70o atau lebih terhadap Asia Timur, sehingga terjadi sinkronisasi lokus permukaan bumi. Satelitnya disebut juga satelit figure-8 karena lokus dari satelit tersebut mengikuti bentuk “8” dari utara ke selatan dengan ekuator pada pertengahannya.

paper download download

kategori Tulisan . ada 2 komentar »

Multipath dan Diversity

October 1st, 2007 oleh Hendra Cahya

Multipath

Multipath fading terjadi ketika sinyal frekuensi radio (RF) mengambil jalur berbeda dari suatu sumber ke tujuan/penerima. Sebagian dari sinyal langsung ke tujuan sedangkan bagian lain terlebih dahulu memantul ke penghalang. Sebagai hasilnya, sebagian sinyal menempuh jarak yang lebih jauh dan mengalami penundaan. Multipath fading adalah suatu bentuk gangguan atau interferensi sinyal RF yang timbul ketika sinyal memiliki lebih dari satu jalur dari transmitter ke receiver.

Adanya objek yang menyebabkan pantulan dan hamburan pada saluran mengakibatkan berkurangnya energi sinyal pada amplitudo dan fasa. Sinyal yang diterima merupakan resultan dari sinyal LOS dan pantulan, atau sering kali hanya merupakan resultan dari sinyal pantulan. Efek ini menjadikan sinyal yang diterima di receiver bervariasi yang mengakibatkan fluktuasi sinyal sehingga terjadi fading dan distorsi. Propagasi multipath juga mengakibatkan perbedaan waktu yang menyebabkan timbulnya intersimbol interference.

Read the rest of this entry »

kategori Tulisan . ada 4 komentar »