Universitas Indonesia

Evolusi PSTN

November 29th, 2007 oleh telekomu

Dalam 50 tahun pertamanya, komunikasi telepon berkembang dengan sewajarnya. Permintaan akan telepon meningkat dengan mantap, memuncak pada saat pasar bursa melemah. Depresi ekonomi mampu mengerem permintaan layanan telepon sementara teknologi terus berkembang, meskipun sedikit lebih lambat. Dengan kedatangan Perang Dunia II, permintaan akan telepon mulai meningkat dengan tajam lagi. Diawali untuk kebutuhan militer, permintaan ini lebih jauh ditunjang oleh banyak industri yang sebetulnya juga mendukung peperangan.

Masalah yang lebih rumit muncul untuk mendukung permintaan itu. Kenyataannya, tidak semua bangsa merupakan bagian dari standar organisasi yang disetujui yang memfasilitasi proses panggilan telepon internasional, Di banyak negara, untuk melakukan panggilan itu sangat sulit.

Read the rest of this entry »

kategori Tulisan . ada 3 komentar »

Intelligent Network

November 28th, 2007 oleh Hendra Cahya

IN merupakan suatu layanan jaringan telekomunikasi berbasis server komputer. IN dikembangkan berdasarkan penambahan fungsi-fungsi intelligent pada sistem fungsi informasi dan data yang telah terpisah dengan fungsi pensinyalannya. Hal ini membuat penyedia jaringan dapat mengembangkan dan mengontrol layanannya lebih efisien. Dengan IN segala kemampuan baru dapat segera diaplikasikan pada jaringan dan dengan mudah dapat disalurkan pada pelanggan yang membutuhkan.

Pada pertengahan 1980-an, Regional Bell Operating Companies (RBOCs) meminta suatu layanan yang dapat mempercepat perkembangan layanan pada jaringan, kemandirian produsen maupun antarmuka standar, serta menambah kesempatan untuk memberikan layanannya bagi non RBOCs guna meningkatkan pemakaian jaringan. Telcordia Technologies kemudian menanggapinya dan merancang suatu konsep Intelligent Network.

IN kemudian berkembang menjadi suatu layanan jaringan yang mempu mendukung berbagai macam layanan telekomunikasi yang sekarang ini sangat penting, seperti service, creation, testing, provisioning, atau charging.

Read the rest of this entry »

kategori Tulisan . ada 2 komentar »

Kurir Informasi Berbekal Cahaya

November 14th, 2007 oleh nandi

SERAT optik adalah sebagian kecil dari perjalanan sejarah penemuan manusia yang seolah tanpa batas. Ketika Thomas A. Edison menemukan lampu pijar, ia dikatakan telah berhasil “menangkap petir”. Kini manusia tak cuma berhasil menangkap, tapi mengendalikan cahaya. Ini hanya mungkin terlaksana dengan serat optik. Sebagai kunci lalu lintas informasi, tak salah bila dikatakan, inilah kunci kekuasaan masa depan.

Sejak dahulu cahaya sudah digunakan orang untuk berkomunikasi, entah dengan obor, api unggun atau dengan pantulan cahaya matahari di cermin. Bahkan sampai sekarang pun komunikasi antara dua kapal di tengah lautan masih ada yang menggunakan bahasa isyarat Morse dengan lampu. Ketika informasi makin menjadi kekuatan, cahaya pun makin ambil peranan.

Gagasan menyalurkan cahaya lewat gelas sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno. Berdasarkan pengamatan selama berabad-abad, para fisikawan Jerman mengawali eksperimen transmisi cahaya mealalui bahan gelas yang bernama serat optik sekira tahun 1930-an.

Read the rest of this entry »

kategori Berita . ada 5 komentar »

Proggessive Graphics File

November 12th, 2007 oleh Tito Ilyasa

PGF atau Progressive Graphics File (.pgf) adalah wavelet-based bitmapped image format yang memungkinkan kompresi data lossless dan lossy. PGF diciptakan untuk memperbaiki kualitas dari format JPEG. Format ini dikembangkan pada waktu yang sama dengan JPEG 2000 tapi dengan fokus yang berbeda, yaitu kecepatan dari compression ratio. PGF dapat beroperasi pada compression ratio yang lebih tinggi tanpa membutuhkan tambahan waktu encoding/decoding dan tanpa membuat karakteristik artifak ‘block and burry’ dari standar JPEG DCT-based yang orisinil. Proses konstruksi dan rekonstruksi dari PGF dapat dilihat dari gambar berikut :

Terdapat beberapa keuntungan dari PGF dibanding dengan standar JPEG yang biasa, yaitu :

  1. Performa kompresi yang lebih superior : kualitas image (diukur dengan PSNR) untuk compression ratio yang sama rata-rata 3% lebih baik dari PSNR JPEG. Pada bit rate yang lebih rendah, PGF memiliki artifak yang lebih tidak visible dan hampir tidak ada blocking.
  2. Representasi resolusi yang banyak : PGF menyediakan seamless compression dari komponen image yang banyak, dengan tiap komponen membawa dari 1 hingga 31 bit per sampel komponen. Dengan feature ini, tidak perlu lagi penyimpanan preview images secara terpisah.
  3. Pengkodean yang progresif : PGF menyediakan codestream yang efisien yang meningkatkan resolusi.
  4. Kompresi lossless dan lossy : PGF memiliki baik kompresi lossless maupun lossy pada arsitektur kompresi tunggal. Kedua kompresi tersebut dimungkinkan dengan adanya reversible (integer) wavelet transform.
  5. Informasi spasial side channel : mendukung penuh transparansi dan alpha planes.
kategori Tulisan . ada 0 komentar »

VoIP

November 9th, 2007 oleh Hendra Cahya

Voice over Internet Protocol, yang biasa dikenal sebagai VoIP, adalah berita terhangat di dunia telekomunikasi saat ini. Pada dasarnya, VoIP adalah teknologi yang memungkinkan untuk melakukan panggilan telepon malalui koneksi internet. VoIP manggunakan koneksi internet untuk melewatkan data, memanfaatkan Internet Protocol (IP) dibandingkan POTS (Plain Old Telephone Service).

Aplikasi VoIP tanpa akhir. Pegawai dapat bekerja tetapi seperti terhubung langsung dengan sistem telepon di rumah, dan karena menggunakan Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan panggilan VoIP, maka tidak ada biaya untuk long-distance carrier. Walaupun biaya pemasangan VoIP cukup mahal, teknologi in menjaga biaya komunikasi telepon tetap rendah, asalkan jaringannya disusun dengan tepat.

Teknologi VoIP awalnya digunakan oleh operator ham radio dan maniak komputer, yang ingin melakukan telepon gratis dengan kualitas rendah malalui koneksi internet dialup. VoIP telah berkembang secara eksponensial dalam beberapa tahun, hingga sebagian besar long-distance carriers sekarang menggunakan teknologi VoIP untuk melakukan transfer panggilan dalam jaringan mereka sendiri, dan perusahaan-perusahaan besar telah menggunakan teknologi VoIP dengan kualitas tinggi untuk kebutuhan sehari-harinya.

Read the rest of this entry »

kategori Tulisan . ada 1 komentar »